Review Film: Ouija 2 (Origin of Evil) 2016

Di Bioskop, Film 3029 views

Sudah lama tak me-review film, bagi kalian pecinta film horor sudah pasti bakal tahu, daftar film horor yang harus ditonton selama tahun ini. Nah, salah satu film horor yang akna saya review adalah Ouija.

Review Film Ouija

Pernah dengar istilah muka “Rambo” hati “Hello Kitty”? Istilah itu biasa digunakan untuk seseorang yang tampilannya bagaikan tuan tanah parkiran, tapi ternyata “dalamnya” seperti bayi kelilipan. Ouija : Origins Of Evil garapan Mike Flanagan merupakan deskripsi nyata akan kalimat tersebut, but in a good way.

Film ini adalah film horor yang “tidak begitu horor”. Bagi kalian yang menjadi “die hard” bagi film-film horor “klasik” bertabur jumpscare yang melahirkan “film sampingan” dari “jurignya”, saya berani jamin kalau film ini akan membuat kalian mengantuk. Tapi bila kalian melihat horor bukan hanya dari banyaknya anak kecil menangis, ibu-ibu latah ngomong ko** dalam studio, mas-mas nyengir kesenengan ditempel mba-mba sebelahnya, atau teriakan heboh rombongan bocah menuju akil baligh yang bikin satu studio menghamburkan popcorn 30.000 ke arah mereka(dan membuat mereka dapat cemilan gratis), film ini adalah film yang amat menarik.

Dirangkai dengan pace yang lambat, prekuel dari Ouija ini merupakan salah satu film horor dengan pendalaman kisah yang cukup detail bagi saya. Kita tidak akan menemukan adegan “Keluarga Cemara” dengan make up tebal memasang senyum creepy di ruang tengah, layar gelap, suara menegangkan, atau kejutan intens berturut-turut. Tetapi semua itu diganti dengan runutan skenario yang menceritakan menit per menit, detail per detail, dan background story dengan adegan yang cukup terperinci. Setting tempat ala 60an akhir pun begitu diperhatikan, tone yang dihadirkan seakan melengkapi suasana “jadul” yang coba divisualkan. Hal ini justru bukan hanya membangkitkan sisi “ngeri” kita dengan bayangan-bayangan sosok seram, tetapi dari suasana yang dibangun oleh keseluruhan aspek, dimana rasa ngeri yang dihadirkan justru akan lebih membekas.

Script yang disusun pun cukup solid, beberapa humor yang diselipkan cukup mampu menjadi ice breaker dalam suasana mencekam yang dibentuk. Meskipun terdapat beberapa plot hole di pertengahan dan bagian-bagian akhir cerita, serta percakapan kaku dan adegan cheesy ala horor mainstream, namun tidak menutup kerapihan dari jalinan cerita secara keseluruhan.

Meskipun lambat, bukan berarti film ini tidak memiliki sisi creepy, sosok dari “bintang utama” horor ini cukup membuat bergidik, dimana “tampilannya” yang merasuki anak perempuan membuat saya sedikit bergidik melihatnya. Film ini bagi saya penganut “save the best for the last” garis keras, karena segala unsur horor yang dinantikan akan “dikeluarkan” pada 30 menit terakhir film.
Bahkan film ini menghadirkan twist tersendiri yang membuat saya takjub. Bagi saya, Ouija : Origin Of Evil merupakan sebuah “paket komplit ayam dengan dada dan paha” dimana jalinan cerita, kengerian, “rasa trauma”, dan aksi ala horor terangkum jadi satu.

review ouija

Sinopsis Ouija

Ouija 2 merupakan film sequel dari film pertamanya yaitu Ouije. Film Ouija sendiri terinspirasi dari sebuah papan tradisional dari kisah spiritual kuno dengan nama yang sama yaitu Ouija atau berarti permainan huruf.

Pada film pertamanya yang berjudul Ouija diceritakan tentang seorang anak yang bernama Elaine bersama dengan 4 orang temannya memiliki sebuah rasa penasaran tentang kematian sahabat mereka yang bernama Debbie. Mereka semua akhirnya memutuskan untuk memainkan papan tersebut yang dikenal bisa membangunkan atau mengembalikan arwah yang sudah meninggal. Mereka semua hendak bertanya secara langsung kepada Debbie perihal kematiannya yang tidak banyak diketahui orang.

Setelah mereka berhasil membangunkan Debbie, mereka bertanya tentang kematian nya, namun, yang mereka dapatkan adalah jawaban yang mengejutkan, karena Debbie meninggal justru karena ia memainkan papan Ouija yang sedang dimainkan juga oleh 5 sahabatnya saat itu.

Pada film keduanya ini, kelima sahabat tersebut bukan lagi memanggil temannya Debbie, melainkan ayah Basso yang ingin mereka ketahui lagi penyebab kematiannya. Mereka berhasil memanggil arwah ayah Basso yang baru saja meninggal. Namun, ada satu hal yang tidak mereka sadari. Bahwa ketika mereka memanggil arwah ayah Basso mereka juga membangunkan arwah jahat yang terdapat di papan Ouija tersebut.
Semenjak mereka memainkan papan Ouija untuk yang kedua kali ini, mereka mulai ketakutan akan adanya arwah jahat yang terus menghantui mereka. Kini, nyawa mereka semua menjadi incaran dari arwah jahat yang terus mengganggu mereka.

Film yang tayang pada 21 Oktober 2016 ini, disutradarai oleh Mike Flanagan dimana ia juga bertindak sebagai Penulis bersama dengan Jeff Howard. Film ini diproduksi oleh perusahaan Platinum Dunes dan juga Universal Pictures.

Film asal Amerika Serikat ini dibintangi oleh beberapa pemain seperti Doug Jones, Elizabeth Reaser, henry Thomas, Lin Shaye, annalise Basso, Sam Anderson, Ele Keats, Parker Mack, Alexis G. Zall, Eve Gordon, Lincoln Melcher, Kate Siegel dan juga Lulu Wilson.

loading...

Kata kunci terkait:

  • review film ouija 2
  • review film ouija
  • review ouija 2

Tags: #film #Review

author
Penulis: 
Maniac review motor, mobil, film, dan gadget. Silakan nilai review dari kami dan berikan pendapat dengan komentar.
Kualitas Film HDTV Bagus Gak Sih?
Kualitas Film HDTV Bagus Gak Sih?
kualitas HDTV – Bagus tidaknya film tergantung
Review Film: Cek Toko Sebelah
Review Film: Cek Toko Sebelah
Review Film Cek Toko Sebelah – Film
Review Film: Passengers (Perfect Illusion) 2016
Review Film: Passengers (Perfect Illusion) 2016
Review Film Passengers 2016 – Film bergenre
Review Film: Hangout
Review Film: Hangout
Review Film Hangout – Film yang dimainkan sekaligus
Arti Extended, Limited, Director Cut, & Unrated
Arti Extended, Limited, Director Cut, & Unrated
Apa sih Arti atau Maksud dari Film
Kisah Nyata di Balik Film The Conjuring 2
Kisah Nyata di Balik Film The Conjuring 2
Kisah Nyata di Balik Film The Conjuring
Kualitas Film HDTC, HDTS, HDRip, Bluray, DVDRip, CAM, dan lain-lain
Kualitas Film HDTC, HDTS, HDRip, Bluray, DVDRip, CAM, dan lain-lain
Urutan Kualitas Film – Sering nonton atau unduh
Review Film: Captain America – Civil War
Review Film: Captain America – Civil War
Tahun 2016 adalah tahunnya film superhero. Salah

Tinggalkan pesan "Review Film: Ouija 2 (Origin of Evil) 2016"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga×